KHAZANAH PERIBAHASA INDONESIA DAN TIONGHOA

KHAZANAH PERIBAHASA INDONESIA DAN TIONGHOA

by Via Violeta

  0 Likes

Peribahasa adalah rumusan kalimat baku yang membahas aneka gejala alam dan sosial sebagai teladan kearifan hidup. Oleh karena itu peribahasa dapat memperkaya materi pelajaran bahasa dan pendidikan akhlak. Buku ini menyajikan khazanah peribahasa Indonesia dan Tionghoa, kumpulan kata-kata bijak yang dipilih untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan. Buku ini dapat digunakan oleh kalangan umum maupun pelajar, sebagai media untuk mempelajari kekayaan peribahasa Indonesia dan Tionghoa. Sesungguhnya sebagai bentuk sastra lisan, peribahasa diwariskan sebagai teladan kebijaksanaan para leluhur. Bila kita perhatikan, setiap kata dalam peribahasa dirangkai dengan cermat, buah pengamatan terhadap perilaku alam, tumbuhan dan makhluk hidup. Rima yang cantik dan selaras juga ditampilkan agar peribahasa menjadi kata mutiara yang berkesan. Sebagai contoh, “Belalang hendak jadi lang”. Peribahasa ini menunjuk pada seseorang yang berlagak seperti orang besar, seperti halnya seekor belalang yang mustahil menjadi elang. Alhasil peribahasa tidak hanya memperkaya khazanah sastra klasik, namun juga mengajarkan nilai-nilai kebenaran dan kebajikan hidup. Dalam buku ini, kebijaksanaan dapat dipelajari dalam dua bahasa dan budaya, yakni Indonesia dan Tionghoa. Penyajian dwibahasa ini memperlihatkan bahwa kebijaksanaan adalah bahasa universal. Di samping itu, khazanah sastra Indonesia dan Tionghoa dianggap mewakili kehangatan dan keluhuran budaya Timur. Peribahasa yang disajikan dalam buku ini disusun secara tematik atau topikal. Artinya setiap entri mencakup peribahasa Indonesia dan Tionghoa yang membahas tema atau topik yang serupa. Sebagai contoh dalam entri “baik, kebaikan” ditampilkan beberapa peribahasa Indonesia dan Tionghoa yang berpesan tentang kebaikan dan keluhuran budi. Diharapkan pengelompokan makna ini dapat membantu pembaca untuk lebih menghayati amanat sebuah peribahasa. Penulis berharap buku ini bermanfaat untuk memperkenalkan peribahasa sebagai khazanah sastra rakyat. Sebagai bentuk filsafat sederhana, peribahasa mudah diterima oleh segala kalangan dan dapat diajarkan untuk membina budi pekerti yang mulia. Dengan demikian, pembelajaran peribahasa adalah sarana terbaik untuk mengasah kepekaan berbahasa dan sekaligus menanamkan nilai-nilai moral, yang kelak membuahkan nurani yang peka dan bijaksana.

Via Violeta

other part